makanan tupai terbang

Mempelajari Aktivitas Tupai Terbang dan Kebiasaannya

Tupai terbang memiliki nama lain Pteromyini atau Petauristini ini merupakan salah satu jenis dari 50 spesies tupai di keluarga Sciuridae. Sebenarnya mereka tidak dapat terbang tinggi dilangit seperti halnya kelelawar dan burung melainkan dapat meluncur dari satu pohon ke pohon lainnya dengan bantuan Patagium yang merupakan sebuah selaput menyerupai parasut berbulu  yang membentang dari pergelangan tangan ke pergelangan kaki. Disaat melakukan lompatan, ekor panjang tupai ini berfungsi untuk penyeimbang pada saat terbang.

Tupai terbang memiliki mata yang sangat besar dan bulu yang sangat tebal, tupai ini tergolong omnivora dan aktif pada malam hari (nokturnal).

 

Habitat Tupai Terbang

Secara visual mereka sangat mirip dengan tupai lain, hanya saja cara mereka beradaptasi pada lingkungan tertentu dan menyebabkan suatu perubahan pada tubuh mereka. Tupai terbang ada beberapa jenis dan untuk tupai terbang yang merupakan tupai terbang asli dari Indonesia memiliki nama latin Hylopetes Winstoni (Sumatran Flying Squirrel) dan dapat ditemukan di hutan-hutan pulau sumatera.

Cara tupai terbang membuat sarang ini tergolong unik, karena mereka akan membuat lubang-lubang di pohon yang memiliki batang besar dan sudah mati. Di dalam lubang tersebut biasanya tupai terbang meletakkan daun dan ranting agar sarang mereka terasa nyaman dan hangat. Tapi ada juga tupai yang menggunakan sarang burung pelatuk (woodpecker bird) sebagai sarang baru mereka.

makanan tupai terbang
Tupai terbang makan | via masjawa.com

Tupai terbang memiliki kebiasaan untuk berpindah-pindah sarang dikarenakan mereka akan menyocokkan kondisi suhu tubuh disaat musim dingin maka dari itu bisa disimpulkan pada 1 sarang tupai terbang bisa ditempati hingga 5-7 tupai terbang. Walaupun mereka melakukan perpindahan sarang tetapi tidak bertujuan untuk berhibernasi melainkan hanya untuk menjaga suhu tubuh, karena itu mereka tetap bangun dan mencari makanan walaupun di musim dingin sekalipun. Tapi jika cuaca terlalu buruk, tupai terbang akan mengurangi aktivitas mereka pada malam hari.

 

Makanan Tupai Terbang

Menurut sumber, Tupai terbang tergolong hewan omnivora dan nokturnal dikarenakan mereka tidak pandai untuk melarikan diri dari pemangsa seperti burung di malam hari. Walaupun penglihatan gelap pada malam hari, tupai terbang memiliki penciuman yang sangat tajam.

Makanan tupai terbang biasanya menyerupai buah-buahan, kacang-kacangan, jamur, telur burung liar, dan serangga. Sumber makanan utama tupai terbang biasanya adalah jamur truffel yang merupakan jamur langka dan termahal di dunia. Tetapi saat pasokan makanan sedang sedikit, tupai terbang akan menyimpan biji-bijian dan lumut sebagai cadangan makanan mereka.

 

Predator Tupai Terbang

Tupai terbang yang tergolong hewan pengerat bertubuh kecil ini biasanya dimangsa oleh beberapa predator yang sebenarnya sering kita jumpai, beberapa predator tupai terbang adalah :

  • Musang, dengan kemampuannya memanjat dan mengendap-endap tentunya musang menjadi predator yang ditakuti sehingga membuat tupai terbang harus berpindah-pindah sarang agar tidak dimangsa.
  • Ular, dikarenakan beberapa ular dapat berkamuflase sebagai cabang pohon yang membuat tupai terbang harus berhati-hati dalam memilih tempat mendarat.
  • Burung Hantu, pada saat di udara pun tupai terbang tidak sepenuhnya aman karena banyak burung pemangsa yang memiliki kemampuan terbang yang jauh lebih baik dan siap memangsa mereka.
  • Kucing, pada saat jatuh ke tanah sudah jadi sifat alami kucing yang pastinya akan mengejar dan memangsa maupun hanya menjadikannya mainan.

 

Siklus Hidup Tupai Terbang

Tupai terbang dapat berkembang biak setidaknya satu kali dalam setahun dan biasanya jatuh pada bulan mei atau juni. Disaat tupai terbang hamil, masa kehamilan tupai terbang akan berlangsung hingga kurang lebih 40 hari dan jumlah anak yang akan dilahirkan nantinya antara 2-6 ekor.

Setelah dilahirkan, anak-anak tupai terbang akan selalu dirawat oleh induk mereka hingga nantinya mereka mampu meninggalkan sarangnya, namun tupai terbang jantan tidak ikut berpartisipasi dalam merawat keturunan mereka. Anak tupai terbang yang baru lahir memiliki kulit berwarna merah transparan dan mata yang masih tertutup. Berat dari bayi tupai terbang berkisar antara 3-6 gram dan panjang 55-60 mm.

Setelah kurang lebih 2 minggu, berat tubuh mereka akan bertambah hingga 10-15 gram. Setelah 4 minggu, mata anak tupai sudah mulai terbuka dan ditumbuhi beberapa bulu yang menutupi tubuhnya. Di minggu selanjutnya, anak tupai akan berlatih untuk melompat dan melayang. Setelah 7 minggu, tupai terbang sudah bisa melayang hingga ketinggian 1,8 m dan akan benar benar mandiri setelah berusia 1 tahun. Tupai terbang akan tumbuh dewasa secara seksual pada 2 tahun dan siklus terulang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *